Materi Bimtek
Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026
Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026
Ikuti Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026 untuk meningkatkan kompetensi pengelolaan arsip bernilai sejarah.
Deskripsi
Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026 merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola arsip statis sesuai dengan prinsip, standar, dan ketentuan kearsipan nasional. Arsip statis merupakan arsip yang memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis masa retensinya, serta ditetapkan untuk dipermanenkan dan dikelola oleh lembaga kearsipan. Arsip statis memiliki peran penting sebagai memori kolektif bangsa, bahan akuntabilitas nasional, sumber penelitian, serta warisan budaya yang harus dijaga keberlanjutannya.
Pengelolaan arsip statis membutuhkan pendekatan yang sistematis mulai dari proses akuisisi, pengolahan, preservasi, hingga penyediaan akses dan pemanfaatan arsip bagi masyarakat maupun organisasi. Dalam praktiknya, pengelolaan arsip statis harus mengacu pada prinsip asal-usul (provenance) dan prinsip aturan asli (original order) agar konteks penciptaan arsip tetap terjaga dan nilai informasinya tidak hilang.
Melalui Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026, peserta akan mempelajari kebijakan dan regulasi kearsipan nasional, konsep arsip statis, proses akuisisi arsip statis, teknik pengolahan dan deskripsi arsip, penyusunan inventaris arsip, preservasi fisik dan digital, pengelolaan arsip statis elektronik, penyusunan sarana temu balik arsip, layanan akses dan pemanfaatan arsip statis, digitalisasi arsip, pengelolaan risiko kerusakan arsip, hingga evaluasi dan audit pengelolaan arsip statis sesuai standar yang berlaku. Pengelolaan arsip statis secara umum mencakup tahapan akuisisi, pengolahan, preservasi, serta layanan akses dan pemanfaatan arsip.
Pelatihan diselenggarakan melalui metode presentasi, diskusi interaktif, workshop, simulasi pengelolaan arsip statis, praktik penyusunan inventaris arsip, studi kasus pengelolaan arsip bernilai sejarah, serta konsultasi bersama instruktur yang berpengalaman di bidang kearsipan. Pendekatan berbasis praktik memastikan peserta mampu menerapkan standar pengelolaan arsip statis secara profesional di lingkungan instansi maupun organisasi.
Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026 sangat direkomendasikan bagi arsiparis, pengelola arsip, ASN, pejabat administrasi, operator SRIKANDI, pengelola SPBE, perguruan tinggi, lembaga kearsipan daerah, BUMN, BUMD, rumah sakit, lembaga pendidikan, serta organisasi yang memiliki arsip bernilai permanen. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengelola arsip statis secara efektif, menjaga nilai sejarah arsip, serta mendukung pelestarian memori organisasi dan bangsa.
Tujuan Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026
- Memahami konsep dan karakteristik arsip statis sesuai standar nasional.
- Menguasai proses akuisisi, pengolahan, dan preservasi arsip statis.
- Meningkatkan kemampuan menyusun sarana temu balik arsip.
- Memahami prinsip provenance dan original order dalam pengelolaan arsip.
- Mengembangkan kompetensi pengelolaan arsip statis fisik maupun elektronik.
- Mendukung pelestarian arsip bernilai sejarah secara profesional.
Manfaat Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026
- Meningkatkan kompetensi pengelolaan arsip statis sesuai standar ANRI.
- Memperkuat tata kelola arsip permanen dan bernilai sejarah.
- Mendukung penyediaan layanan akses arsip yang efektif.
- Mengurangi risiko kerusakan dan kehilangan arsip statis.
- Meningkatkan kualitas dokumentasi dan pelestarian arsip.
- Mendukung akuntabilitas dan pelestarian memori organisasi.
Materi Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026
- Kebijakan dan regulasi pengelolaan arsip statis.
- Konsep, fungsi, dan karakteristik arsip statis.
- Akuisisi arsip statis dan penilaian nilai guna kesejarahan.
- Teknik pengolahan, klasifikasi, dan deskripsi arsip statis.
- Penyusunan inventaris arsip, daftar arsip, dan sarana temu balik.
- Preservasi arsip fisik dan digital serta pengelolaan arsip elektronik.
- Layanan akses, pemanfaatan arsip statis, dan digitalisasi arsip.
- Workshop, studi kasus, simulasi pengelolaan arsip statis sesuai standar kearsipan nasional.
FAQ – Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026
1. Apa itu Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026?
Pelatihan yang membahas pengelolaan arsip statis mulai dari akuisisi, pengolahan, preservasi, hingga layanan akses sesuai standar kearsipan nasional.
2. Apa yang dimaksud dengan arsip statis?
Arsip statis adalah arsip yang memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan dipermanenkan untuk dikelola oleh lembaga kearsipan.
3. Siapa yang dapat mengikuti bimtek ini?
Arsiparis, ASN, pengelola arsip, operator SRIKANDI, pengelola SPBE, perguruan tinggi, BUMN, BUMD, rumah sakit, dan lembaga kearsipan.
4. Apa manfaat mengikuti bimtek ini?
Peserta mampu mengelola arsip statis sesuai standar nasional dan menjaga kelestarian arsip bernilai sejarah.
5. Apakah materi membahas akuisisi arsip statis?
Ya. Peserta mempelajari proses akuisisi, seleksi, dan penilaian arsip yang memiliki nilai sejarah dan permanen.
6. Apakah dibahas preservasi arsip digital?
Ya. Materi mencakup preservasi arsip fisik dan digital untuk menjaga keutuhan serta keberlanjutan informasi arsip.
7. Apakah peserta belajar membuat inventaris arsip?
Ya. Pelatihan mencakup penyusunan inventaris arsip, daftar arsip, dan sarana temu balik arsip statis.
8. Apakah tersedia praktik dan studi kasus?
Ya. Peserta mengikuti workshop, simulasi, praktik pengolahan arsip, dan studi kasus pengelolaan arsip statis.
9. Bagaimana metode pelaksanaan bimtek?
Metode yang digunakan meliputi presentasi, diskusi, simulasi, workshop, praktik langsung, studi kasus, dan konsultasi instruktur.
10. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti bimtek ini?
Peserta mampu mengelola arsip statis secara profesional, menyusun sarana temu balik arsip, melakukan preservasi, dan mendukung pelestarian arsip bernilai sejarah sesuai standar nasional.
Mengenai Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari, Media Pendidikan Aparatur LINKPEMDA KEMENDAGRI SKT No.01-00-00/097/D.IV/X/2016, KEMENKEU No.76.390.594.035.000. Bersama Narasumber Dari KEMENDAGRI, RI Mengharapkan Keikutsertaan ASN Instansi Pemerintah Pada Bimtek Pengelolaan Arsip Statis sesuai Standar Kearsipan Nasional Terbaru Tahun 2026