Materi Bimtek
Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026
Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026
Ikuti Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026 untuk mengoptimalkan perencanaan rantai pasok dan sinkronisasi operasional bisnis.
Deskripsi
Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026 merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi para manajer, supervisor, planner, analis, dan praktisi di bidang Supply Chain Management (SCM) dalam mengelola proses perencanaan rantai pasok yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan. Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep Sales & Operations Planning (S&OP) sebagai pendekatan strategis untuk menyelaraskan permintaan pasar, kapasitas operasional, persediaan, produksi, pengadaan, dan distribusi sehingga perusahaan mampu meningkatkan efisiensi, profitabilitas, serta kepuasan pelanggan.
Di era persaingan global dan ketidakpastian pasar, perusahaan dituntut memiliki sistem perencanaan rantai pasok yang adaptif, akurat, dan berbasis data. Penerapan Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) memungkinkan organisasi mengambil keputusan yang lebih cepat, mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan persediaan, meningkatkan akurasi peramalan (forecasting), serta memastikan keseimbangan antara permintaan (demand) dan kapasitas pasokan (supply). Implementasi S&OP juga memperkuat kolaborasi lintas fungsi seperti penjualan, pemasaran, produksi, pengadaan, logistik, keuangan, dan manajemen puncak.
Melalui Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026, peserta akan mempelajari konsep dasar Supply Chain Management, proses Supply Chain Planning, tahapan Sales & Operations Planning, teknik Demand Planning, Demand Forecasting, Supply Planning, Capacity Planning, Production Planning, Inventory Planning, pengelolaan persediaan, pengadaan (procurement planning), distribusi, analisis Key Performance Indicator (KPI) rantai pasok, penyusunan dashboard S&OP, analisis risiko rantai pasok, pemanfaatan ERP dan teknologi digital dalam Supply Chain Planning, serta strategi peningkatan kolaborasi antarbagian melalui Integrated Business Planning (IBP).
Pelatihan dilaksanakan melalui metode presentasi, diskusi interaktif, workshop penyusunan Supply Chain Planning, simulasi proses S&OP, praktik penyusunan demand forecasting, studi kasus industri manufaktur, FMCG, distribusi, logistik, energi, dan sektor lainnya, analisis KPI rantai pasok, serta berbagi best practices implementasi Supply Chain Planning di perusahaan nasional maupun multinasional.
Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026 sangat direkomendasikan bagi Supply Chain Manager, Production Manager, Demand Planner, Supply Planner, Inventory Controller, Procurement Manager, Logistics Manager, PPIC, Operation Manager, Business Analyst, serta profesional yang terlibat dalam pengelolaan rantai pasok. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menyusun perencanaan rantai pasok yang efektif, meningkatkan akurasi perencanaan permintaan, mengoptimalkan persediaan dan kapasitas produksi, serta mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih terintegrasi.
Tujuan Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026
- Memahami konsep Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP).
- Menguasai teknik Demand Planning, Supply Planning, dan Capacity Planning.
- Meningkatkan kemampuan menyusun perencanaan rantai pasok yang terintegrasi.
- Memahami strategi sinkronisasi antara permintaan dan kapasitas operasional.
- Mengoptimalkan pengelolaan persediaan, produksi, dan distribusi.
- Mendukung pengambilan keputusan bisnis berbasis data dan kolaborasi lintas fungsi.
Manfaat Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026
- Meningkatkan efektivitas proses Supply Chain Planning.
- Mengurangi risiko kekurangan maupun kelebihan persediaan.
- Meningkatkan akurasi peramalan permintaan (Demand Forecasting).
- Memperkuat kolaborasi antara fungsi penjualan, produksi, logistik, dan keuangan.
- Meningkatkan efisiensi biaya operasional dan kinerja rantai pasok.
- Mendukung implementasi Integrated Business Planning (IBP) secara berkelanjutan.
Materi Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026
- Konsep dasar Supply Chain Management dan Supply Chain Planning.
- Proses dan tahapan Sales & Operations Planning (S&OP).
- Demand Planning, Demand Forecasting, dan Sales Forecast Analysis.
- Supply Planning, Capacity Planning, dan Production Planning.
- Inventory Planning, Procurement Planning, dan Distribution Planning.
- Key Performance Indicator (KPI) Supply Chain dan Dashboard S&OP.
- Integrated Business Planning (IBP), ERP, digitalisasi Supply Chain, dan manajemen risiko rantai pasok.
- Workshop penyusunan Supply Chain Planning, simulasi S&OP, studi kasus industri manufaktur, logistik, FMCG, EPC, dan praktik terbaik implementasi S&OP.
FAQ – Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026
1. Apa itu Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026?
Pelatihan yang membahas teknik perencanaan rantai pasok dan implementasi Sales & Operations Planning (S&OP) untuk meningkatkan efisiensi operasional dan sinkronisasi proses bisnis.
2. Siapa yang dapat mengikuti training ini?
Supply Chain Manager, Production Manager, PPIC, Demand Planner, Supply Planner, Inventory Controller, Procurement Manager, Logistics Manager, Operation Manager, Business Analyst, dan profesional lainnya.
3. Apa manfaat mengikuti training ini?
Peserta mampu menyusun Supply Chain Planning yang efektif, meningkatkan akurasi forecasting, mengoptimalkan persediaan, dan memperkuat koordinasi antarbagian dalam perusahaan.
4. Apakah materi membahas Demand Forecasting?
Ya. Peserta akan mempelajari berbagai teknik peramalan permintaan sebagai dasar penyusunan rencana produksi, pengadaan, dan distribusi.
5. Apakah peserta mempelajari proses Sales & Operations Planning (S&OP)?
Ya. Materi mencakup seluruh tahapan S&OP mulai dari perencanaan permintaan, evaluasi kapasitas, penyelarasan lintas fungsi, hingga pengambilan keputusan manajemen.
6. Apakah tersedia studi kasus?
Ya. Pelatihan dilengkapi dengan studi kasus dari sektor manufaktur, distribusi, logistik, FMCG, energi, dan industri lainnya untuk memperkuat pemahaman peserta.
7. Apakah pelatihan membahas KPI Supply Chain?
Ya. Peserta akan mempelajari penyusunan dan analisis KPI seperti service level, inventory turnover, forecast accuracy, lead time, fill rate, dan indikator kinerja rantai pasok lainnya.
8. Bagaimana metode pelaksanaan training?
Pelaksanaan menggunakan metode presentasi, diskusi interaktif, workshop, simulasi proses S&OP, studi kasus, praktik penyusunan Supply Chain Planning, dan evaluasi hasil pembelajaran.
9. Apakah pelatihan ini relevan untuk berbagai sektor industri?
Ya. Materi dapat diterapkan pada industri manufaktur, FMCG, logistik, EPC, energi, farmasi, retail, BUMN, maupun perusahaan jasa yang memiliki aktivitas rantai pasok.
10. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti training ini?
Peserta mampu mengintegrasikan proses Supply Chain Planning dan S&OP, meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pengelolaan persediaan, serta mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data.
Mengenai Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari, Media Pendidikan Aparatur LINKPEMDA KEMENDAGRI SKT No.01-00-00/097/D.IV/X/2016, KEMENKEU No.76.390.594.035.000. Bersama Narasumber Dari KEMENDAGRI, RI Mengharapkan Keikutsertaan ASN Instansi Pemerintah Pada Training Supply Chain Planning dan Sales & Operations Planning (S&OP) Tahun 2026