TRAINING SWASTA, JADWAL TRAINING SWASTA

Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027

Tingkatkan kompetensi procurement dalam mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko pengadaan secara efektif, strategis, dan terukur.

Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027

Tingkatkan kompetensi procurement dalam mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko pengadaan secara efektif, strategis, dan terukur.

Deskripsi

Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027 merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan profesional procurement, purchasing, supply chain, dan pihak terkait dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengendalikan, serta memitigasi berbagai risiko yang muncul sepanjang proses pengadaan. Manajemen risiko menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan procurement berjalan efektif, efisien, transparan, dan mampu mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Dalam pelaksanaan pengadaan, risiko dapat muncul sejak tahap perencanaan kebutuhan, penyusunan spesifikasi, pemilihan supplier atau vendor, proses negosiasi, penyusunan kontrak, hingga pelaksanaan dan evaluasi kinerja pemasok. Risiko tersebut dapat berkaitan dengan keterlambatan pengiriman, kualitas barang atau jasa yang tidak sesuai, ketergantungan terhadap supplier tertentu, perubahan harga, gangguan rantai pasok, ketidakjelasan kontrak, hingga risiko kepatuhan dan fraud. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan Procurement Risk Management yang sistematis dan terukur.

Training ini membahas bagaimana melakukan risk identification, risk assessment, risk analysis, risk evaluation, serta menentukan strategi mitigasi yang sesuai dengan tingkat dan karakteristik risiko. Peserta juga akan mempelajari penyusunan risk register, risk matrix, risk owner, indikator risiko, dan rencana mitigasi sebagai instrumen untuk meningkatkan pengendalian dalam aktivitas procurement.

Selain aspek identifikasi risiko, peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai strategi menghadapi risiko supplier dan vendor, termasuk supplier dependency, supplier performance, supply disruption, price volatility, dan contract risk. Pendekatan tersebut dapat membantu organisasi membangun proses procurement yang lebih adaptif terhadap perubahan kondisi pasar dan risiko rantai pasok.

Melalui pembahasan studi kasus dan pendekatan praktis, peserta diharapkan mampu menghubungkan manajemen risiko dengan proses procurement sehari-hari. Peserta juga dapat mengembangkan strategi preventif maupun corrective action untuk mengurangi kemungkinan terjadinya risiko dan membatasi dampaknya terhadap biaya, kualitas, waktu, serta keberlangsungan operasional.

Dengan mengikuti Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027, peserta diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membangun kerangka manajemen risiko procurement, mengambil keputusan berbasis risiko, meningkatkan supplier governance, serta mendukung terciptanya proses pengadaan yang lebih terkendali dan berkelanjutan.

Tujuan Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027

  1. Memahami konsep dasar dan prinsip Procurement Risk Management dalam proses pengadaan.
  2. Mampu mengidentifikasi berbagai risiko pada setiap tahapan procurement.
  3. Mampu melakukan penilaian dan analisis risiko berdasarkan kemungkinan serta dampaknya.
  4. Mampu menyusun risk register, risk matrix, dan prioritas penanganan risiko procurement.
  5. Mampu merancang strategi mitigasi untuk risiko supplier, kontrak, biaya, kualitas, dan supply chain.
  6. Mampu melakukan monitoring dan evaluasi efektivitas strategi mitigasi risiko secara berkelanjutan.

Manfaat Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027

  1. Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengenali risiko procurement sejak tahap awal.
  2. Membantu mengurangi potensi kerugian akibat kesalahan proses pengadaan dan supplier.
  3. Meningkatkan kemampuan dalam menentukan prioritas risiko berdasarkan tingkat dampaknya.
  4. Mendukung pengambilan keputusan procurement yang lebih terstruktur dan berbasis risiko.
  5. Meningkatkan pengendalian terhadap supplier, vendor, kontrak, biaya, kualitas, dan delivery.
  6. Membantu organisasi membangun proses procurement yang lebih resilien, efektif, dan berkelanjutan.

Materi Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027

1. Fundamental Procurement Risk Management

  • Konsep dan prinsip manajemen risiko procurement
  • Hubungan procurement, purchasing, dan supply chain risk
  • Risk-based approach dalam proses pengadaan
  • Peran procurement dalam pengendalian risiko organisasi

2. Procurement Risk Identification

  • Identifikasi risiko berdasarkan tahapan procurement
  • Risiko perencanaan kebutuhan dan spesifikasi
  • Risiko supplier, vendor, harga, kualitas, dan delivery
  • Risk source dan risk event dalam procurement

3. Risk Assessment dan Risk Analysis

  • Konsep likelihood dan impact
  • Penilaian tingkat risiko procurement
  • Penyusunan risk matrix
  • Menentukan prioritas risiko dan risk level

4. Procurement Risk Register dan Risk Monitoring

  • Penyusunan procurement risk register
  • Penentuan risk owner dan risk indicator
  • Risk treatment plan
  • Monitoring dan review risiko secara berkala

5. Supplier and Vendor Risk Management

  • Identifikasi risiko supplier
  • Supplier dependency dan single-source risk
  • Evaluasi financial dan operational supplier
  • Supplier performance monitoring dan mitigation

6. Contract and Commercial Risk Management

  • Identifikasi risiko dalam kontrak pengadaan
  • Risiko harga, pembayaran, delivery, dan kualitas
  • Contract terms dan risk allocation
  • Penanganan perubahan, dispute, claim, dan contract deviation

7. Procurement Risk Mitigation Strategy

  • Risk avoidance, reduction, transfer, dan acceptance
  • Business continuity dan contingency planning
  • Diversifikasi supplier dan alternatif sourcing
  • Penyusunan action plan mitigasi risiko

8. Procurement Risk Governance dan Studi Kasus

  • Integrasi risk management dengan procurement governance
  • Internal control dan compliance dalam procurement
  • Monitoring efektivitas mitigation strategy
  • Studi kasus dan simulasi penyelesaian procurement risk

FAQ / Tanya Jawab – Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027

1. Apa itu Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy?

Training ini merupakan program yang membahas identifikasi, penilaian, analisis, pengendalian, dan mitigasi berbagai risiko yang dapat terjadi dalam proses procurement.

2. Mengapa Procurement Risk Management penting bagi perusahaan?

Manajemen risiko membantu organisasi mengantisipasi potensi gangguan pengadaan yang dapat memengaruhi biaya, kualitas, waktu pengiriman, supplier, maupun keberlangsungan operasional.

3. Siapa yang dapat mengikuti training ini?

Training dapat diikuti oleh procurement staff, purchasing staff, procurement manager, supply chain professional, buyer, contract management, vendor management, dan pihak lain yang terlibat dalam pengadaan.

4. Apakah materi membahas risiko supplier?

Ya. Materi mencakup supplier dependency, supplier performance, supply disruption, kualitas, delivery, serta strategi mitigasi risiko supplier dan vendor.

5. Apakah peserta mempelajari risk matrix?

Ya. Peserta mempelajari konsep likelihood, impact, risk level, risk matrix, dan prioritas penanganan risiko procurement.

6. Apakah training membahas risiko kontrak?

Ya. Pembahasan mencakup contract risk, ketentuan kontrak, perubahan pekerjaan, keterlambatan, claim, dispute, pembayaran, serta pengalokasian risiko.

7. Apakah terdapat pembahasan strategi mitigasi?

Ya. Peserta mempelajari berbagai pendekatan mitigasi seperti risk avoidance, risk reduction, risk transfer, contingency planning, dan supplier diversification.

8. Apakah training menggunakan studi kasus?

Ya. Studi kasus digunakan untuk membantu peserta memahami penerapan Procurement Risk Management dalam situasi pengadaan yang realistis.

9. Apa output yang diharapkan setelah mengikuti training?

Peserta diharapkan mampu melakukan risk identification dan assessment serta menyusun risk register, risk matrix, dan mitigation action plan untuk aktivitas procurement.

10. Apakah materi sesuai untuk kebutuhan procurement tahun 2026-2027?

Materi dirancang dengan pendekatan praktik Procurement Risk Management dan Mitigation Strategy yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta perkembangan proses procurement.

Mengenai Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari, Media Pendidikan Aparatur LINKPEMDA KEMENDAGRI SKT No.01-00-00/097/D.IV/X/2016, KEMENKEU No.76.390.594.035.000. Bersama Narasumber Dari KEMENDAGRI, RI Mengharapkan Keikutsertaan ASN Instansi Pemerintah  Pada Training Procurement Risk Management and Mitigation Strategy Terbaru Tahun 2026-2027