BIMTEK BARANG JASA PEMERINTAH DAERAH

Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026

Ikuti Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi 2026 untuk memperkuat manajemen risiko, efisiensi, kepatuhan, dan akuntabilitas PBJ.

Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026

Ikuti Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi 2026 untuk memperkuat manajemen risiko, efisiensi, kepatuhan, dan akuntabilitas PBJ.

Deskripsi

Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026 merupakan program bimbingan teknis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pengelola Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) dalam menerapkan pendekatan berbasis risiko pada setiap tahapan pengadaan di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri yang menerapkan pola Badan Layanan Umum (BLU). Program ini ditujukan bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat pengadaan, UKPBJ, tim teknis, pengelola BLU, pengelola keuangan, auditor internal, serta unit kerja yang terlibat dalam proses pengadaan.

Pengadaan pada perguruan tinggi memiliki berbagai risiko, mulai dari kesalahan identifikasi kebutuhan, spesifikasi yang tidak tepat, estimasi harga yang kurang akurat, pemilihan penyedia, konflik kepentingan, keterlambatan pekerjaan, ketidaksesuaian kualitas, perubahan kontrak, hingga risiko administrasi dan kepatuhan. Pendekatan berbasis risiko membantu organisasi menentukan prioritas pengawasan dan pengendalian berdasarkan tingkat risiko yang melekat pada suatu paket pengadaan.

Melalui Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026, peserta akan mempelajari konsep risk-based procurement, identifikasi risiko pengadaan, analisis kemungkinan dan dampak, penilaian tingkat risiko, penyusunan risk register, penentuan risk owner, strategi mitigasi, pengendalian internal, monitoring, serta evaluasi risiko. Materi diterapkan pada seluruh siklus pengadaan, mulai dari perencanaan kebutuhan, penyusunan spesifikasi dan KAK, HPS, pemilihan penyedia, evaluasi penawaran, kontrak, pelaksanaan, pembayaran, pemeriksaan, hingga serah terima.

Konteks BLU juga menjadi bagian penting karena perguruan tinggi membutuhkan fleksibilitas pengelolaan sumber daya untuk mendukung tridarma, layanan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan infrastruktur. Fleksibilitas tersebut tetap perlu diimbangi dengan pengendalian risiko, tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas.

Metode Bimtek meliputi presentasi, diskusi interaktif, studi kasus, pemetaan proses pengadaan, analisis risiko, simulasi penilaian risiko, latihan penyusunan risk register, serta workshop Matriks Risiko Pengadaan Barang dan Jasa BLU Perguruan Tinggi.

Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026 sangat direkomendasikan bagi pengelola pengadaan dan pemangku kepentingan perguruan tinggi yang ingin meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, memperkuat pengendalian, mengurangi risiko penyimpangan, serta meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas PBJ.


Tujuan Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026

  • Memahami konsep dan prinsip pengadaan barang dan jasa berbasis risiko.
  • Mengidentifikasi risiko pada setiap tahapan proses pengadaan BLU.
  • Melakukan analisis kemungkinan dan dampak risiko pengadaan.
  • Menentukan tingkat dan prioritas risiko pada paket pengadaan.
  • Menyusun risk register dan strategi mitigasi risiko.
  • Mengintegrasikan manajemen risiko dengan pengendalian internal PBJ.

Manfaat Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026

  • Meningkatkan kemampuan pengelola PBJ dalam mengidentifikasi risiko.
  • Membantu menentukan prioritas pengawasan berdasarkan tingkat risiko.
  • Mengurangi potensi kesalahan dan penyimpangan dalam pengadaan.
  • Memperkuat pengendalian internal dan dokumentasi PBJ.
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran BLU.
  • Mendukung proses pengadaan yang transparan, profesional, dan akuntabel.

Materi Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026

  • Konsep dasar Risk-Based Procurement dan tata kelola PBJ BLU.
  • Identifikasi risiko pada tahap perencanaan dan pemaketan pengadaan.
  • Analisis risiko spesifikasi teknis, KAK, HPS, dan pemilihan penyedia.
  • Risiko evaluasi penawaran, konflik kepentingan, dan integritas pengadaan.
  • Risiko kontrak, keterlambatan, perubahan pekerjaan, mutu, dan pembayaran.
  • Teknik penilaian kemungkinan, dampak, tingkat, dan prioritas risiko.
  • Penyusunan risk register, risk owner, indikator risiko, dan rencana mitigasi.
  • Studi kasus pengadaan berisiko tinggi, simulasi pemetaan risiko, analisis risk matrix, penyusunan strategi mitigasi, pengendalian internal, monitoring tindak lanjut, serta workshop Risk Register Pengadaan Barang dan Jasa BLU Perguruan Tinggi.

FAQ – Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026

1. Apa itu Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi?
Bimtek yang membahas penerapan manajemen risiko dalam seluruh siklus PBJ pada perguruan tinggi BLU, mulai dari perencanaan hingga serah terima pekerjaan.

2. Apa yang dimaksud dengan pengadaan berbasis risiko?
Pengadaan berbasis risiko merupakan pendekatan yang mempertimbangkan tingkat risiko pada setiap tahapan pengadaan sehingga pengendalian dan pengawasan dapat diprioritaskan secara tepat.

3. Siapa yang dapat mengikuti Bimtek ini?
PPK, pejabat pengadaan, UKPBJ, tim teknis, pengelola BLU, pengelola keuangan, auditor internal, dan unit kerja perguruan tinggi yang terlibat dalam PBJ.

4. Risiko apa saja yang dibahas?
Risiko perencanaan, spesifikasi, HPS, pemilihan penyedia, konflik kepentingan, kontrak, keterlambatan, kualitas pekerjaan, pembayaran, administrasi, dan kepatuhan.

5. Apakah Bimtek membahas risk register?
Ya. Peserta mempelajari cara mengidentifikasi risiko, penyebab, dampak, tingkat risiko, pemilik risiko, pengendalian yang tersedia, serta rencana mitigasi.

6. Apakah terdapat latihan penilaian risiko?
Ya. Peserta dapat melakukan simulasi penilaian berdasarkan kemungkinan dan dampak risiko, kemudian menentukan prioritas penanganannya.

7. Apakah manajemen risiko dikaitkan dengan pengendalian internal?
Ya. Hasil identifikasi dan penilaian risiko digunakan sebagai dasar untuk menentukan pengendalian internal yang sesuai pada proses pengadaan.

8. Apakah materi relevan untuk PTN BLU?
Ya. Materi dirancang dengan konteks pengadaan pada perguruan tinggi yang menerapkan pola BLU dan dapat disesuaikan dengan kebijakan internal institusi.

9. Apakah terdapat studi kasus pengadaan perguruan tinggi?
Ya. Studi kasus dapat mencakup pengadaan alat laboratorium, sarana pendidikan, jasa konsultansi, konstruksi, teknologi informasi, dan kebutuhan operasional kampus.

10. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti Bimtek?
Peserta diharapkan mampu mengidentifikasi dan mengelola risiko PBJ secara sistematis, menyusun risk register, menentukan mitigasi, serta memperkuat pengendalian dan akuntabilitas pengadaan BLU.

Mengenai Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari, Media Pendidikan Aparatur LINKPEMDA KEMENDAGRI SKT No.01-00-00/097/D.IV/X/2016, KEMENKEU No.76.390.594.035.000. Bersama Narasumber Dari KEMENDAGRI, RI Mengharapkan Keikutsertaan ASN Instansi Pemerintah  Pada Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Risiko pada BLU Perguruan Tinggi Tahun 2026