BIMTEK LAINNYA

Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi 2026

Tingkatkan kompetensi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) melalui Bimtek Tahun 2026 untuk mendukung pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.

Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi 2026

Tingkatkan kompetensi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) melalui Bimtek Tahun 2026 untuk mendukung pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.
Deskripsi

Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) 2026 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, tim PPI, manajemen rumah sakit, kepala puskesmas, tenaga laboratorium, tenaga kefarmasian, perawat, dokter, bidan, serta seluruh petugas pelayanan kesehatan dalam menerapkan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi secara efektif, sistematis, dan sesuai standar pelayanan kesehatan. Pelatihan ini bertujuan mendukung terciptanya lingkungan pelayanan kesehatan yang aman, meningkatkan keselamatan pasien, melindungi tenaga kesehatan, serta menurunkan risiko terjadinya infeksi yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan (Healthcare Associated Infections/HAIs).

Melalui bimtek ini, peserta akan mempelajari konsep dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), rantai penularan infeksi, prinsip kewaspadaan standar (standard precautions), kewaspadaan berdasarkan transmisi (transmission-based precautions), kebersihan tangan (hand hygiene), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), sterilisasi dan desinfeksi alat kesehatan, pengelolaan limbah medis, serta pengendalian lingkungan pelayanan kesehatan. Peserta juga akan memahami pentingnya penerapan budaya keselamatan pasien, identifikasi risiko infeksi, surveilans infeksi, serta pelaporan kejadian infeksi untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Selain itu, Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) 2026 membahas pembentukan dan penguatan Komite PPI, penyusunan program kerja PPI, audit kepatuhan terhadap prosedur PPI, investigasi kejadian luar biasa (KLB), analisis akar masalah (Root Cause Analysis), pengendalian infeksi pada ruang rawat inap, ruang operasi, ICU, laboratorium, pelayanan rawat jalan, serta strategi pencegahan infeksi pada tenaga kesehatan dan pengunjung fasilitas pelayanan kesehatan. Materi juga mencakup monitoring indikator PPI, penggunaan data surveilans untuk perbaikan berkelanjutan, pengelolaan risiko infeksi, serta penerapan regulasi dan standar akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan PPI.

Pelatihan dilaksanakan melalui presentasi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi penggunaan APD, praktik kebersihan tangan sesuai standar, simulasi investigasi infeksi, audit kepatuhan PPI, penyusunan program PPI, serta evaluasi penerapan PPI di fasilitas pelayanan kesehatan. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik memberikan pengalaman aplikatif sehingga peserta mampu mengimplementasikan program PPI secara optimal di unit kerjanya.

Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) 2026 sangat direkomendasikan bagi rumah sakit, puskesmas, klinik, laboratorium, fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, Dinas Kesehatan, serta institusi pendidikan kesehatan. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip PPI secara konsisten, meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan pasien, menurunkan angka infeksi terkait pelayanan kesehatan, serta mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan profesional.


Tujuan Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi 2026

  • Memahami konsep Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Meningkatkan kemampuan menerapkan kewaspadaan standar dan berbasis transmisi.
  • Menguasai teknik pengendalian infeksi melalui kebersihan tangan, penggunaan APD, dan sterilisasi.
  • Memahami pelaksanaan surveilans, audit, serta evaluasi program PPI.
  • Meningkatkan kemampuan mengelola risiko infeksi dan keselamatan pasien.
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui implementasi program PPI yang berkelanjutan.

Materi Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi 2026

  • Konsep dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).
  • Rantai penularan infeksi dan strategi pencegahannya.
  • Kewaspadaan standar (Standard Precautions) dan kewaspadaan berbasis transmisi.
  • Kebersihan tangan (Hand Hygiene) sesuai standar.
  • Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
  • Sterilisasi, desinfeksi, dan pengelolaan alat kesehatan.
  • Pengelolaan limbah medis dan pengendalian lingkungan.
  • Surveilans Healthcare Associated Infections (HAIs).
  • Audit kepatuhan, monitoring indikator, dan evaluasi program PPI.
  • Studi kasus dan simulasi implementasi PPI di fasilitas pelayanan kesehatan.

FAQ – Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi 2026

1. Apa itu Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) 2026?
Pelatihan yang membahas strategi pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan guna meningkatkan keselamatan pasien, melindungi tenaga kesehatan, dan meningkatkan mutu pelayanan.

2. Siapa yang cocok mengikuti bimtek ini?
Dokter, perawat, bidan, apoteker, tenaga laboratorium, tenaga kesehatan lainnya, tim PPI, kepala rumah sakit, kepala puskesmas, manajemen fasilitas kesehatan, serta Dinas Kesehatan.

3. Apa manfaat mengikuti bimtek ini?
Peserta mampu menerapkan program PPI secara efektif, mengurangi risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan, meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan pasien, dan mendukung keberhasilan akreditasi fasilitas kesehatan.

4. Apakah pelatihan membahas Healthcare Associated Infections (HAIs)?
Ya. Peserta akan mempelajari konsep HAIs, faktor risiko, metode surveilans, pelaporan, analisis data, serta strategi pencegahan dan pengendaliannya.

5. Apakah materi mencakup penggunaan APD dan kebersihan tangan?
Ya. Pelatihan membahas teknik penggunaan APD yang benar, prosedur kebersihan tangan sesuai standar, etika batuk, serta praktik pencegahan penularan infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.

6. Apakah peserta akan mempelajari audit dan evaluasi program PPI?
Ya. Materi mencakup audit kepatuhan, monitoring indikator PPI, analisis hasil surveilans, evaluasi program, serta penyusunan rencana perbaikan berkelanjutan.

7. Apakah terdapat praktik dan studi kasus dalam pelatihan?
Ya. Pelatihan dilengkapi dengan simulasi penggunaan APD, praktik hand hygiene, audit kepatuhan, studi kasus kejadian infeksi, investigasi masalah, dan penyusunan program PPI.

8. Apakah pelatihan mengacu pada kebijakan pelayanan kesehatan Tahun 2026?
Ya. Materi disusun mengikuti perkembangan regulasi, standar akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan, kebijakan keselamatan pasien, serta praktik terbaik Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang relevan pada tahun 2026.

9. Bagaimana metode penyampaian pelatihan?
Pelatihan menggunakan metode presentasi, diskusi interaktif, workshop, simulasi, studi kasus, praktik langsung, audit kepatuhan, dan evaluasi pembelajaran.

10. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti bimtek ini?
Peserta mampu mengimplementasikan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi secara konsisten, meningkatkan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan, memperkuat budaya mutu pelayanan, serta menurunkan risiko infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Mengenai Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari, Media Pendidikan Aparatur LINKPEMDA KEMENDAGRI SKT No.01-00-00/097/D.IV/X/2016, KEMENKEU No.76.390.594.035.000. Bersama Narasumber Dari KEMENDAGRI, RI Mengharapkan Keikutsertaan ASN Instansi Pemerintah  Pada Bimtek Pencegahan dan Pengendalian Infeksi 2026