BIMTEK LAINNYA

Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026

Ikuti Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026 untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang terintegrasi.

Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026

Ikuti Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026 untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang terintegrasi.

Deskripsi

Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026 merupakan program peningkatan kompetensi yang dirancang untuk membekali aparatur pemerintah dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengintegrasikan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) ke dalam ekosistem Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pelatihan ini bertujuan mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan melalui pengelolaan arsip elektronik yang terintegrasi, aman, efisien, dan sesuai dengan regulasi nasional.

Implementasi SPBE menuntut seluruh instansi pemerintah untuk menyelenggarakan layanan pemerintahan berbasis digital secara terpadu. Dalam konteks tersebut, SRIKANDI memiliki peran strategis sebagai aplikasi umum bidang kearsipan dinamis yang mendukung pengelolaan naskah dinas elektronik, persuratan, disposisi, penyimpanan arsip, serta pengendalian dokumen secara digital. Integrasi SRIKANDI dengan berbagai aplikasi SPBE seperti layanan administrasi, kepegawaian, keuangan, perencanaan, dan pelayanan publik akan meningkatkan interoperabilitas data, mengurangi duplikasi proses, mempercepat layanan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Melalui Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026, peserta akan mempelajari kebijakan nasional SPBE, konsep interoperabilitas sistem pemerintahan, arsitektur SPBE, peran SRIKANDI dalam transformasi digital, integrasi aplikasi melalui layanan berbagi pakai, tata kelola data dan informasi, standar keamanan informasi, manajemen identitas dan hak akses pengguna, tata kelola arsip elektronik, penggunaan tanda tangan elektronik, pengelolaan naskah dinas elektronik, integrasi metadata arsip, monitoring implementasi SPBE, evaluasi indeks SPBE, serta strategi peningkatan kualitas layanan digital pemerintah.

Pelatihan diselenggarakan melalui presentasi, diskusi interaktif, studi kasus implementasi SRIKANDI di berbagai instansi, simulasi integrasi aplikasi, praktik pengelolaan arsip elektronik, workshop penyusunan rencana integrasi sistem, serta konsultasi bersama instruktur yang berpengalaman di bidang SPBE, kearsipan digital, dan transformasi pemerintahan berbasis elektronik. Pendekatan berbasis praktik memberikan pemahaman yang aplikatif sehingga peserta mampu menerapkan integrasi sistem sesuai kebutuhan organisasinya.

Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026 sangat direkomendasikan bagi ASN, arsiparis, pengelola SPBE, operator SRIKANDI, pejabat administrasi, sekretaris, pejabat fungsional, pengelola teknologi informasi, Inspektorat, Bappeda, BKPSDM, BUMN, BUMD, serta instansi pemerintah pusat maupun daerah. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan implementasi SRIKANDI sebagai bagian integral dari SPBE guna mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, transparan, dan akuntabel.


Tujuan Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026

  • Memahami konsep integrasi SRIKANDI dalam ekosistem SPBE.
  • Menguasai kebijakan dan regulasi terkait SPBE dan kearsipan elektronik.
  • Meningkatkan kemampuan mengelola arsip elektronik secara terintegrasi.
  • Memahami interoperabilitas data dan layanan pemerintahan digital.
  • Mengembangkan kompetensi dalam penerapan keamanan informasi dan tata kelola data.
  • Mendukung transformasi digital pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Manfaat Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026

  • Meningkatkan kompetensi dalam implementasi SRIKANDI dan SPBE.
  • Mempercepat digitalisasi administrasi dan layanan pemerintahan.
  • Meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip elektronik dan persuratan digital.
  • Mendukung interoperabilitas antar aplikasi pemerintahan.
  • Memperkuat keamanan informasi dan tata kelola data digital.
  • Meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis elektronik.

Materi Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026

  • Kebijakan nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
  • Konsep dasar dan implementasi aplikasi SRIKANDI.
  • Arsitektur SPBE, interoperabilitas sistem, dan integrasi layanan digital.
  • Pengelolaan arsip elektronik, naskah dinas elektronik, dan metadata arsip.
  • Tata kelola data, keamanan informasi, tanda tangan elektronik, dan hak akses pengguna.
  • Integrasi SRIKANDI dengan aplikasi pemerintahan lainnya.
  • Monitoring implementasi SPBE, evaluasi indeks SPBE, dan pengendalian mutu layanan.
  • Workshop, simulasi integrasi sistem, studi kasus, dan praktik implementasi SRIKANDI dalam SPBE.

FAQ – Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026

1. Apa itu Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026?
Bimtek ini membahas strategi integrasi aplikasi SRIKANDI dengan SPBE untuk mendukung tata kelola pemerintahan digital yang terintegrasi.

2. Siapa yang dapat mengikuti bimtek ini?
ASN, arsiparis, operator SRIKANDI, pengelola SPBE, pejabat administrasi, sekretaris, staf TI, Inspektorat, Bappeda, BKPSDM, BUMN, BUMD, serta instansi pemerintah pusat dan daerah.

3. Apa manfaat mengikuti bimtek ini?
Peserta mampu mengintegrasikan SRIKANDI dengan sistem SPBE, meningkatkan efisiensi layanan administrasi, serta memperkuat tata kelola pemerintahan digital.

4. Apakah materi membahas interoperabilitas sistem?
Ya. Materi mencakup konsep interoperabilitas, integrasi aplikasi, dan pertukaran data antar sistem pemerintahan.

5. Apakah dibahas keamanan informasi?
Ya. Peserta akan mempelajari tata kelola keamanan informasi, pengendalian akses, perlindungan data, dan penggunaan tanda tangan elektronik.

6. Apakah peserta mempelajari implementasi SRIKANDI?
Ya. Materi mencakup pengelolaan naskah dinas elektronik, arsip digital, metadata, serta integrasi SRIKANDI dengan layanan pemerintahan.

7. Apakah tersedia praktik dan studi kasus?
Ya. Pelatihan dilengkapi dengan simulasi integrasi sistem, workshop, studi kasus, dan praktik implementasi SRIKANDI dalam lingkungan SPBE.

8. Apakah materi sesuai untuk instansi pemerintah daerah maupun pusat?
Ya. Materi dirancang sesuai kebutuhan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD yang menerapkan SPBE.

9. Bagaimana metode pelaksanaan bimtek?
Bimtek menggunakan metode presentasi, diskusi, simulasi, workshop, studi kasus, praktik langsung, dan konsultasi bersama instruktur berpengalaman.

10. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti bimtek ini?
Peserta mampu mengintegrasikan SRIKANDI dengan SPBE secara efektif, meningkatkan kualitas tata kelola arsip elektronik, serta mendukung transformasi digital pemerintahan yang modern dan akuntabel.

Mengenai Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari, Media Pendidikan Aparatur LINKPEMDA KEMENDAGRI SKT No.01-00-00/097/D.IV/X/2016, KEMENKEU No.76.390.594.035.000. Bersama Narasumber Dari KEMENDAGRI, RI Mengharapkan Keikutsertaan ASN Instansi Pemerintah  Pada Bimtek Integrasi SRIKANDI dengan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Terbaru 2026