Materi Bimtek
Training Risk-Based Capital (RBC) dan Pengelolaan Kecukupan Modal Asuransi 2025
Training Risk-Based Capital (RBC) dan Pengelolaan Kecukupan Modal Asuransi 2025
Training Risk-Based Capital (RBC) dan Pengelolaan Kecukupan Modal Asuransi 2025 merupakan program pelatihan strategis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional di industri asuransi dalam memahami konsep, perhitungan, dan penerapan RBC (Risk-Based Capital) secara efektif Dalam dunia asuransi modern, kecukupan modal menjadi salah satu indikator utama kesehatan keuangan perusahaan, sehingga pemahaman mendalam tentang manajemen permodalan berbasis risiko menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tujuan Training Risk-Based Capital (RBC) dan Pengelolaan Kecukupan Modal Asuransi 2025
1.1 Memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dan penerapan Risk-Based Capital (RBC) di industri asuransi.
1.2 Membekali peserta dengan kemampuan menghitung kecukupan modal berbasis risiko sesuai ketentuan OJK.
1.3 Meningkatkan kompetensi dalam menganalisis faktor risiko yang memengaruhi solvabilitas perusahaan asuransi.
1.4 Menjelaskan keterkaitan antara RBC, cadangan teknis, dan kebijakan investasi perusahaan.
1.5 Mendukung penerapan manajemen risiko dan tata kelola keuangan yang sehat dan berkelanjutan.
Manfaat Training Risk-Based Capital (RBC) dan Pengelolaan Kecukupan Modal Asuransi 2025
1.1 Peserta mampu melakukan evaluasi kecukupan modal dengan pendekatan Risk-Based Capital.
1.2 Meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan modal perusahaan asuransi.
1.3 Memahami hubungan antara risiko underwriting, investasi, dan risiko operasional terhadap RBC.
1.4 Mendukung kepatuhan perusahaan terhadap regulasi OJK dan standar internasional seperti IFRS 17.
1.5 Membantu perusahaan menjaga stabilitas keuangan dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.
Materi Training Risk-Based Capital (RBC) dan Pengelolaan Kecukupan Modal Asuransi 2025
1.1 Konsep dan Prinsip Dasar Risk-Based Capital (RBC).
1.2 Regulasi OJK dan Ketentuan Kecukupan Modal Asuransi.
1.3 Identifikasi dan Klasifikasi Risiko dalam Perusahaan Asuransi.
1.4 Metodologi Perhitungan Risk-Based Capital.
1.5 Analisis Solvabilitas dan Rasio Keuangan Perusahaan Asuransi.
1.6 Strategi Pengelolaan dan Optimalisasi Modal.
1.7 Hubungan RBC dengan Cadangan Teknis dan Kebijakan Investasi.
1.8 Dampak IFRS 17 terhadap Perhitungan Modal dan Laporan Keuangan.
Mengenai Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari, Media Pendidikan Aparatur LINKPEMDA KEMENDAGRI SKT No.01-00-00/097/D.IV/X/2016, KEMENKEU No.76.390.594.035.000. Bersama Narasumber Dari KEMENDAGRI, RI Mengharapkan Keikutsertaan ASN Instansi Pemerintah Pada Training Risk-Based Capital (RBC) dan Pengelolaan Kecukupan Modal Asuransi 2025